5 Cara Mengatasi Lag Saat Bermain Apex Legends

Cara mengatasi lag, patah-patah, force close (keluar sendiri), dan drop frame saat bermain Apex Legends.

Apex Legends merupakan sebuah game Battle Royale yang saat sekarang ini masuk ke jajaran game paling banyak dimainkan oleh Gamer diseluruh dunia. Namun sayangnya, ada terdapat permasalahan yang dapat terjadi ketika sedang bermain Apex Legends seperti: Lag (patah-patah), drop frame, force close, disconnect dan masih banyak lagi.

Pada update sebelumnya, developer dari Apex Legends telah memperbaiki bug seperti terputus dari server dan force close. Tetapi, untuk permasalahan lag memang tidak dapat diatasi dengan patch terbaru dari update-an Apex Legends. Untuk itu, sobat harus dapat mengakalinya agar dapat memainkan game Apex Legends dengan lancar.

Cara Mengatasi Lag Saat Bermain Apex Legends

Banyak cara yang dapat sobat lakukan agar dapat membuat suasana saat bermain Apex Legends menjadi lebih smooth tanpa patah-patah.

1. Set Pengaturan Grafik Apex Lengends Menjadi Low / Disable

Apabila device yang sobat gunakan tidak mencukupi spesifikasi minimum untuk memainkan Apex Legends. Soba bisa merubah settingan video menjadi Low, yang perlu sobat ubah menjadi low adalah:
  • Sun Shadow Coverage (low)
  • Sun Shadow Detail (low)
  • Spot Shadow Detail (disable)
  • Volumetric Lighting (disable)
  • Dynamic Spot Shadow (disable)
  • Effect Detail (low)
Setelah merubahnya fitur video menjadi low dan disable, pastikan resolusi yang sobat gunakan adalah 1280x720. Hal tersebut dapat mengurangi beban kerja dari VGA device sobat.

2. Matikan Windows Update

Windows update merupakan sebuah fitur Windows yang memungkinkan device dapat melakukan update versi Windows ke versi terbaru. Ketika bermain game, sebaiknya Windows update dimatikan terlebih dahulu, karena dapat memakan RAM dan Disc device sobat dan mengakibatkan lag saat bermain game.

Cara mematikan Windows Update:
  1. Tekan perpaduan keyboard Windows + R.
  2. Ketikkan services.msc
  3. Maka akan terbuka sebuah jendela baru berisi semua service yang terdapat pada device (pengguna Windows) sobat.
  4. Cari service 'Windows Update'
  5. Klik kanan pilih Properties.
  6. Ubah Startup Type dari Automatic (Delayed Start) menjadi Disable.
Selain Windows Update, ada juga Windows Defender.

3. Matikan Windows Defender

Sobat mungkin pernah mendengar bahwa ketika bermain game, sebaiknya mematikan seluruh antivirus yang sedang berjalan. Nah, itu termasuk Windows Defender. Windows Defender merupakan sebuah antivirus bawaan Windows yang akan memantau seluruh aktivitas yang berjalan. 

Windows defender dapat memakan RAM device hingga 1.5GB dan menyebabkan lag saat bermain game.

Cara mematikan Windows Defender:
  1. Masuk ke pengaturan / setting.
  2. Pilih menu Update & Security.
  3. Cari fitur  Windows Defender / Windows Security > Virus & threat protection
  4. Nonaktifkan Realtime Protection
Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, sobat bisa me-restart device sobat.

4. Atur VGA untuk Game Apex Legends Menjadi High

Jika sobat menggunakan VGA dengan jenis Nvidia, sobat bisa mengatur grafic processor yang akan dijalankan saat bermain Apex Legends. 

Caranya sangat mudah:
  1. Klik kanan pada Shortcut Apex Legends.
  2. Pilih Run With Graphics Processor
  3. Arahkan ke High Performance NVIDIA processor.

Namun apabila sobat menggunakan VGA dengan jenis AMD. Sobat bisa mengaturnya pada aplikasi AMD Control Center. Kemudian pilih Maximize Performance.

5. Aktifkan Mode Best Performace

Bagi sobat yang menggunakan device Laptop. Sobat bisa mengatur performa laptop sobat menjadi Best Performance, maka Laptop sobat akan menjalankan aplikasi dengan performa terbaik, termasuk saat bermain Apex Legends. 

Tapi, sobat harus sedia kabel charger dan colokan, karena pada saat mode best performance, konsumsi daya/baterai laptop terbilang cukup boros.

Penutup

Nah itu dia cara mengatasi lag saat bermain game Apex Legends. Semoga dapat membantu sobat agar dapat merasakan suasana bermain game yang smooth dan juga lancar tanpa adanya lag. Apabila ada pertanyaan mengenai penjelasan diatas, sobat bisa menuliskannya di kolom komentar.



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel